UANG

 
 
duit200a1greyPunya duit banyak, orang bisa saja berbuat banyak, punya uang sedikit mungkin sulit untuk berbuat banyak. Ada orang yang punya banyak uang lalu mendermakan, bersedekah, menyumbangkan sebagian uang yang dimilikinya itu kepada mereka-mereka yang sangat membutuhkannya. Ada lagi mereka yang menggunakan uangnya itu untuk pembangunan sarana peribadatan dan kepentingan umum lainnya. “Trima kasih Pak/Bu, mudah-mudahan rezekinya semakin bertambah!” “Amiiin ” …
Sebaliknya ada juga orang yang setelah mendapat duit banyak lalu mereka pergi bersenang-senang ke tempat-tempat hiburan, menikmati segala sesuatu yang disediakan oleh pihak tempat hiburan tersebut untuk kepuasan para pengunjung. “Bulan ini omzet kita tembus melebihi target, yuk kita nikmati kesuksesan kita !”. Banyak juga orang yang stres, depresi hingga akhirnya mengambil solusi jalan pintas yaitu bunuh diri (comitted suicide), gara-gara terjebak dalam mimpi-mimpi uang banyak, berspekulasi dengan uang dengan harapan uangnya bisa berlipat-lipat ganda. Namun apa daya, yang ada uangnya malah tersedot habis bahkan sampai minus, bangkrut alias pailit.
Jaman sekarang hampir segalanya terpaksa harus diukur dengan duit, misalnya :
Orang yang sudah sukses, menurut sebagian pendapat, biasanya dilihat dari duitnya, punya banyak atau tidak ?
Jika ada seseorang yang menyuruh melakukan sesuatu pekerjaan, maka pertanyaannya adalah “Ada duitnya gak ?”, “Kalo ga ada duitnya males gw!”
Memang enak sih, misalnya kita dapat hadiah atau sumbangan, baik langsung atau tidak langsung berupa uang atau duit. Coba kalau dapat hadiah berupa barang, pilihannya cuma barang itu saja. Kalau dapat uang kan bisa dibelikan macam-macam, sesuai kemauan kita. Tapi semua itu kembali kepada pribadi masing-masing. Meskipun kita dapat pemberian berupa barang, tapi kalau bersyukur, berterima kasih pasti akan sangat bermanfaat alias berkah. “Alhamdulillah”
Sebaliknya meski kita mendapat hadiah berupa uang cash, tapi kalau kita kurang bersyukur, dipergunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, maka uang tersebut pasti habisnya tidak akan terasa, entah kemana, tidak ada manfaatnya. “Dapet uang cuman numpang lewat doang !”
Adanya sistem yang terus dikembangkan dalam hal cara pembayaran seperti yang dilakukan saat transaksi di internet adalah bukti, uang adalah sebuah benda yang sensitif.
Ada yang masih ingat istilah “ADA UANG ABANG DISAYANG, TAK ADA UANG ABANG DITENDANG” ?
Berikut adalah beberapa istilah pengganti untuk “bayar dengan uang” kalau mau menghadiri sebuah acara pertemuan, antara lain :
“INVESTASI”
“INFAQ”
“DEPOSIT”

 
UANG MEMANG BISA MEMBUAT ORANG JADI BAHAGIA, MESKI DEMIKIAN DUIT BUKAN JAMINAN MEMBUAT ORANG BISA JADI HAPPY
 
 

Bagi-bagi ke :

 
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
 

Author: kupilih

me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *