TRIO MAUT SEPAKBOLA

Apa rahasia kekuatan sebuah kesebelasan sepakbola hingga menjelma menjadi sebuah tim yang paling solid, tangguh dan sangat ditakuti oleh lawan-lawannya ? Tim yang bartabur bintang, para pemain yang kompak, tim yang bermental baja belum menjamin kesuksesan sebuah kesebelasan. Beberapa pelatih terkenal bahkan tidak mau memanjakan, menganakemaskan seorang atau beberapa pemain yang sudah terkenal dan ngetop agar tidak mengganggu kekompakan klubnya yang bisa membuat prestasi buruk. Namun ada pengecualian. Dalam tiga puluh tahun lebih perjalanan sepakbola baik piala dunia atau piala Eropa, ada tiga orang pemain dalam satu tim, (biasanya terdiri dari bek, pemain tengah dan striker), perannya dalam membawa kesebelasannya sangat berpengaruh, bahkan boleh jadi, ketiga pemain itu merupakan nyawanya. Tanpa kehadiran mereka, akan membuat tim jadi tidak seimbang. Ketiga pemain penting itulah yang kemudian dijuluki sebagai Trio Maut. Berikut beberapa contoh :
1. Trio dari timnas Perancis di tahun 80an. Michelle Platini , Alain Girese dan Jean Tigana. Bersama mareka, tim Ayam Jantan Perancis sukses menjuarai turnamen sepakbola piala Eropa pada tahun 1984. Walaupun untuk piala dunia, mereka belum pernah juara, namun kesebelasan Perancis yang diperkuat oleh mereka merupakan tim yang paling ditakuti pada era tersebut.
2. Ruud Gullit, Marco Van Basten dan Frank Rijkaard. Mereka adalah trio dari tim Oranye Belanda di pertengahan tahun 80an hingga awal 1990. Puncak prestasi mereka bersama kesebelasan Belanda adalah menjuarai turnamen piala Eropa 1988 di Jerman. Trio ini juga belum pernah juara dunia, namun fenomena Gullit Van Basten sempat populer.
3. Lothar Matthaus, Andreas Brehme dan Jurgen Klinsmann. Berhasil membawa tim panser yang saat itu masih Jerman Barat. Tanpa mengecilkan peranan pemain lain seperti Rudi Voeller, Litbarski dan lain-lain, namun klub papan atas seri A Italia, Inter Milan mamboyong trio Jerman itu untuk membantu Skudeto.
4. Tridente dari Italia. Alesandro Del Piero, Frsncesco Totti dan Cristian Vieri. Ya ! Publik Italia menyebut kekuatan lini depan timnas Italia itu dengan istilah tridente. Mereka semua striker, tapi sangat kompak. Italia yang memilik pertahanan terbaik, saat itu juga memiliki ujung tombak yang dahsyat.
5. Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan Sergio Busquets. Ketiga pemain inilah trio mautnya tim matador Spanyol yang menjadi motor permainan Spanyol dan Barcelona. Gaya permainan mereka yang populer disebut Tiki Taka akhirnya merajai sepakbola Eropa dan dunia pada 2008 hingga 2012.
6. Tridente asal Klub Spanyol, Barcelona, yaitu Lionel Messi, Neymar dan Luiz Suarez. Perpaduan gaya latin Argentina, Brasil dan Uruguay di dalam klub sebesar Barcelona, membuatnya trio paling fenomenal dalam dua tahun terakhir ini. El Barca pun semakin tangguh di semua lini.
Formasi dengan tiga pemain hebat yang masih ada sekarang hanya di klub Barcelona. Dari data-data di atas, formasi yang terdiri dari tiga pemain yang kebetulan cocok, bisa menjadi kekuatan yang tidak main-main.
 

 

 
Negara-2 Yg Pernah Menjuarai Piala Dunia
Yg Berikut : Piala Dunia di Negeri Dingin Rusia !
Lain Piala Dunia, Lain Pula Piala Eropa
ISTILAH-ISTILAH GAUL UTK SEPAKBOLA DARI MASA KE MASA
 

Bagi-bagi ke :

 
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail